iklan

Istri Ingin kebersamaan, Bukan Pengakuan Keahlian. Karena Itu Istri Ingin Bersama Suami Menghadapi Berbagai Masalah..

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280

:: WAHAI, SUAMI... PERHATIKANLAH BAHWA ISTRIMU PERLU EMPATI DAN PENGERTIAN

Dear Ayah Bunda, 

Berbeda dengan laki-laki, ketika perempuan menghadapi masalah berat dalam hidupnya, ia memerlukan pengakuan, empati dan pengertian dari suami atas beratnya masalah tersebut. Demikian ungkap John Gray dalam buku Mars and Venus.

Istri memerlukan semacam ‘bela sungkawa’, dan merasa suami tidak peduli terhadap masalahnya apabila ia tidak memberikan pengakuan atas beratnya masalah yang dihadapi istri.
Baca juga: Buat Para Ayah di Seluruh Dunia, Engkaulah Penyebab Anak Jadi Nakal atau Jadi Sholeh. Ayo SHARE!!!

Ungkapan berikut tidak disenangi oleh istri, karena dianggap suami tidak peduli dan tidak memahaminya:

“Itu masalah kecil, jangan ribut hanya karena masalah kecil seperti itu.”

“Jangan cengeng, masalah kamu itu sederhana banget. Mudah diselesaikan.”

Yang diperlukan oleh istri adalah pengakuan dan pengertian dari suami atas beratnya beban masalah yang tengah dihadapi, bukan pengakuan atas kemampuan atau keahlian istri dalam menghadapi masalah itu.

Sebaiknya suami menghibur istri dengan ungkapan yang memberikan empati dan pengakuan:

“Aku mengerti beratnya masalahmu. Memang akan sangat sedih jika menghadapi masalah seperti yang engkau alami saat ini.”
Baca juga: Waspada, Ini Dampak Buruk BIla Ayah Tidak Ikut Mengasuh dan Mendidik Anak..

“Aku bisa memahami apa yang engkau rasakan saat ini. Sungguh berat masalah yang engkau hadapi. Aku jadi merasa sangat sedih bahwa engkau harus berhadapan dengan masalah pelik seperti ini.”

Bagi perempuan, salah satu cara meringankan beban masalah adalah dengan cara menceritakan masalah tersebut kepada orang lain.

Maka hendaknya para suami bersedia menyediakan waktu dan perhatian untuk mendengarkan dan menampung berbagai keluh kesah serta curhat istri.

Dengan mendengarkan dan merespon secara empati semua curhat istri, maka hal itu telah membuat ringan perasaan istri sehingga masalah terasa telah terkurangi bebannya.

Respon empati suami adalah dengan menyatakan betapa ia mengerti beratnya masalah tersebut.
Baca juga: Jiwa anakmu lebih mahal dari susu termahal yang ditumpahkannya. Jaga lisanmu, duhai orangtua

Berikutnya, yang diperlukan oleh istri adalah upaya mencari solusi dan penyelesaian atas masalah yang dihadapi bersama suami.

Ia ingin mendapat penguatan dari suami untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi, dan suami tidak ‘melarikan diri’ atau ‘meninggalkan ia sendirian’ saat berusaha mencari penyelesaian masalah.

Istri menghendaki kebersamaan, bukan pengakuan keahlian. Maka istri merasa nyaman apabila ada empati dan kebersamaan suami dalam menghadapi masalahnya.

Sumber: Cahyadi Takariawan, Konsultan Keluarga
Baca juga: Bila istrimu menangis di hadapanmu, peluklah dia, biarpun dia menolak, tetap peluklah..

ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Istri Ingin kebersamaan, Bukan Pengakuan Keahlian. Karena Itu Istri Ingin Bersama Suami Menghadapi Berbagai Masalah.."

Posting Komentar